Hawaii sudah sangat terkenal karena memiliki pantai yang indah dan juga pemandangan yang akan menyejukan mata. Bukan hanya itu, pemandangan bawah laut di Hawaii pun sangat indah karena memiliki terumbu karang yang sangat eksotis. Sehingga banyak turis dari seluruh dunia mampir kesini untuk berlibur.
Namun sayang, kini ekosistem terumbu karang di Hawaii mengalami kerusakan. Berdasarkan penelitian, kerusakan ekosistem terumbu karang karena penggunaan tabir surya. Hasil dari penelitian menyebutkan ada dua komponen di bahan kimia memberikan efek buruk untuk terumbu karang.
Beberapa pihak mengklaim, kerusakan terumbu karang di Hawaii karena melonjak nya kunjungan turis ke tempat ini. Bahkan bahan kimia dari tabir surya tersebut banyak digunakan oleh turis untuk masuk kebawah laut.
Seperti dilansir oleh Fox News, ada 14 ribu tabir surya yang merusak cantiknya terumbu karang di Hawaii setiap tahunnya. Berdasarkan laporan Departemen penelitian tanah dan natural menyebutkan bahwa, ada beberapa air di pulau khususnya di P.Maui yang mengandung oxbenzone sebanyak 30 kali dan membahayakan kehidupan di bawah laut.
Oxbenzone dan polusi dari tabir surya sangay memberikan dampak berbahaya untuk lingkungan terutama untuk terumbu karang. Bukan hanya tabir surya, semakin banyaknya pemancing, polusi dan cuaca ekstrem turut memberikan dampak terhadap rusaknya ekosistem terumbu karang di Hawaii
Liburan long weekend menjadi momen yang ditunggu-tunggu banyak orang. Waktu libur yang panjang sering dimanfaatkan…
Paragraf Pembuka Liburan sering dianggap sebagai kegiatan mahal, padahal dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa…
Liburan ke luar negeri pertama kali adalah pengalaman yang tak terlupakan. Namun, memilih destinasi yang…
Merencanakan liburan seringkali melelahkan, apalagi jika harus membuka banyak tab situs penerbangan, hotel, dan tempat…
Dunia travel Indonesia kembali diguncang skandal. Dua pemilik biro perjalanan haji dan umrah resmi ditahan…
Tips Mudik - Mudik atau pulang kampung adalah tradisi yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia…
This website uses cookies.