Categories: Kuliner

Menyantap Tempura di Negeri Asalnya

Tempura, adalah salah satu khas kuliner negeri sakura alias Jepang. Kuliner gorengan ini memang sudah terkenal kemana-mana, tidak hanya populer di negara asalnya. Di Indonesia sendiri sudah banyak resto-resto ala jepang yang menawarkan menu utama dengan Tempura. Namun, pernahkah terbersit untuk menyantap gorengan ini di negaranya lansung? Kalau ada rencana berlibur ke Jepang, ada baiknya kalian menyantapnya di warung-warung, kedai hingga resto besar. Bebas-bebas saja sesuai dengan kemampuan kalian.

Tempura sendiri berasal dari bahasa Portugis, temporas yang berarti masa suci, tempero atau bumbu dapur dan templo yang artinya adalah kuil. Pada zaman dahulu, tempura cuma sekedar makanan rakyat jelata, namun seiring berjalannya waktu, makanan ini berkembang menjadi makanan favorit semua orang.

Resto tempura umumnya memiliki susunah interior yang sangat efisien. Pada lantai pertama kalian akan bertemu langsung dengan para juru masak, menikmati termpura pesanan kalian persis di depan meja koki bekerja. Pada lantai dua, ruangan disana diisi dengan lesehan beserta tempat duduk yang mirip dengan yang dilantai satu, namun bentuknya lebih kecil. Restoran ini biasanya ramai dikunjungi pada saat jam makan siang.

Dibandingkan dengan gorengan Indonesia yang penuh tepung dan minyak, tempura terasa lebih sehat karena bahan termpura sendiri berasal dari ikan-ikan yang menyehatkan, belut (unagi) hingga aneka sayuran segar. Kadar tepung di tempura sendiri tidak sebanyak tempura yang ada di Indonesia. Jadi tidak akan seret pada saat menikmatinya.

Sebelum menyantap tempura, kalian akan disuguhkan semangkuk sup kerang yang rasanya sangat nikmat. Sup ini bisa menghangatkan badan kalian yang sedang kedinginan juga lho. Setelah itu kalian bisa langsung menyantap nikmatnya tempura bersama dengan porsi nasi yang pas. Apabila kamu biasa dengan rasa pedas seperti turis asal Indonesia pada umumnya, disediakan pula bubuk cabe. Memang, rasa tempura ini tidak pedas.

Umumnya warga jepang sendiri menyantap tempura ini dengan cara berduruk bersimpuh. Memang budaya mereka yang mengajarkan untuk makan dengan cara duduk bersimpuh, sementara kebanyakan wisatawan lain yang tidak biasa duduk bersimpuh, lansung duduk bersila sambil merasakan nikmatnya tempura khas jepang.

Minuman Paprika yang Menyehatkan 

Uniknya, sehabis memakan tempura kalian akan disuguhi minuman yang berasal dari perasan paprika merah. Rasanya yang getir dan sedikit pedas tetap memberikan kesan segar. Minuman paprika itu memang bisa menjadi penawar mulut yang terasa berminyak, dan ternyata mpaprika terkenal sebagai pembersih kolestrol pada darah dan bisa menjaga kesehatan jantung kalian.

Makanya, meski doyan makan-makanan gorengan seperti tempura, orang jepang tetap sehat bugar karena terbiasa mengkonsumsi makanan yang bisa menjaga keseimbangan tubuh.

James Siregar

Disqus Comments Loading...
Share
Published by
James Siregar

Recent Posts

3 Tips Liburan Hemat Saat Long Weekend, Anti Boncos!

Liburan long weekend menjadi momen yang ditunggu-tunggu banyak orang. Waktu libur yang panjang sering dimanfaatkan…

7 days ago

Tips Liburan Murah dari Traveler Dunia untuk Pengalaman Tak Terlupakan

Paragraf Pembuka Liburan sering dianggap sebagai kegiatan mahal, padahal dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa…

7 days ago

Panduan Liburan ke Luar Negeri Pertama Kali: 5 Destinasi Terbaik

Liburan ke luar negeri pertama kali adalah pengalaman yang tak terlupakan. Namun, memilih destinasi yang…

7 days ago

12 Fitur Tersembunyi Google Travel untuk Liburan Lebih Cerdas

Merencanakan liburan seringkali melelahkan, apalagi jika harus membuka banyak tab situs penerbangan, hotel, dan tempat…

7 days ago

Skandal Kuota Haji: Bos Travel Menangis dan Bertongkat, KPK Bertindak – Ini Pelajaran bagi Jamaah

Dunia travel Indonesia kembali diguncang skandal. Dua pemilik biro perjalanan haji dan umrah resmi ditahan…

7 days ago

Tips Mudik: Menghadapi Perjalanan Jauh dengan Nyaman dan Aman

Tips Mudik - Mudik atau pulang kampung adalah tradisi yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia…

3 years ago

This website uses cookies.