Flying Fox Terpanjang di Asia Tenggara ada di Gunung Kidul

By on January 27, 2017

Pembangunan Flying Fox di Gunung Kidul Akan rampung pada bulan ini, namun siapa sangka, Flying fox tersebut masuk sebagai Flying fox terpanjang di Asia Tenggara. Tempat ini berada di kawasan Ekowisara Green Village, Desa Mertelu, Kecamatan Gedang. Dengan pembangunan yang akan rampung ini, akan banyak menarik wisatawan dan wisatawan bisa merasakan sensasi meluncur dari Flying fox terpanjang di ASEAN tersebut.

Flying fox ini memiliki panjang 625 Meter bila di hitung dari Puncak Green Village. Selain itu, Flying fox ini bisa meluncur dengan kecepatan hingga 80 Km perjam. Tentu ini sangat menantang dan menjadikan pengalaman luar biasa jika mencoba flying fox tersebut.

Baca:  5 Tips Travelling Di Masa Pandemi Covid-19

Pembangunan Flying fox ini juga menggunakan teknlogi yang tidak main main. Selain melakukan kajian yang matang, semua rangkaian yang digunakan juga memiliki standar internasional yang di datangkan secara khsusu dari beberapa negara. Sehingga keselamatan para pengunjung menjadi sesuatu yang utama.

Teknologi untuk Flying fox tersebut mengusung konsep yang sudah ada di Francis, lalu tali flying fox tersebut diambil dari Inggris. Selain itu, tempat ini juga sudah dipasang penangkal petir sebagai antisipasi jika kondisi cuaca tidak memungkinkan.

Pembangunan Flying Fox terpanjang di ASEAN ini juga diharapkan bisa memberikan manfaat untuk ekonomi masyarakat dan bisa menjadi penunjang kawasan wisata di Mertelu, Gunung Kidul. Bagi kalian yang ingin mencoba nya bisa datang kesini, dan nikamti meluncur dari Flying fox sepanjang 625 meter dengan kecepatan hingga 80 km perjam.

Baca:  Tawarkan Fasilitas Lengkap, Situ Gunung Jadi Primadona Wisata di Sukabumi

About James Siregar